Jendela Jangan Hanya Buat Ventilasi

Sebagai negara tropis yang lembab seperti Indonesia, gedung rumah cukup tergantung pada keberadaan jendela. Tidak ada yang lain, demi ventilasi secara alami.

Tapi sekarang, selain itu ventilasi udara jendela juga berguna sebagai peredam suara dari luar ke dalam gedung rumah. Plus, jendela juga dapat memberikan nilai estetika yang umum untuk sebuah bangunan.

Untuk alasan ini, banyak jendela dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi kedua fungsi. Sebenarnya tidak sulit untuk memilih jenis jendela, sebenarnya. Lokasi atau lingkungan sekitar dan kebutuhan cukup untuk digunakan sebagai referensi. Lihat beberapa pedoman di bawah ini, misalnya:

Gerbang bulan.
Jendela ini banyak ditemukan di rumah-rumah di Cina arsitektur, yang sering disebut sebagai jendela bulan. Fungsinya sebagai penghubung visual antara dua kamar terbatas, yang digunakan sebagai pemisah antara halaman samping dan halaman utama.

Jendela UPVC Bi-Fold
Diinstal di depan rumah, fungsi jendela ini akan menjadi pintu pembuka. Namun, jendela ini juga cocok untuk digunakan di samping kamar tidur atau di sebelah rumah di sebelah taman atau kolam renang.

Permukaan terbuat dari kaca, bentuk menyerupai pintu yang dapat dibuka sepenuhnya atau hanya sebagian.

Hal-hal yang perlu diperhatikan, jendela ini tidak boleh dipasang di tempat atau bagian dari ruang yang berpotensi terkena percikan hujan dan sinar matahari langsung. Selain mudah lumut, kaca ini juga mudah kotor, suhu, dan berjamur.

Jendela Jendela Gantung Ganda
Juga disebut jendela top-down, karena terdiri dari dua bagian, yang naik dan turun. Dua bagian dari jendela ini dapat dibuka secara bergantian dengan shifting (geser). Udara dapat memasuki keduanya dari atas atau bawah, tergantung pada kebutuhan.

Jendela UPVC ini dapat dibuat menggunakan bahan yang baik dari kayu atau aluminium dan relatif dapat digunakan di semua desain bangunan rumah, baik klasik atau modern, bangunan rumah besar atau kecil

Ayunan atau tingkap jendela UPVC

Karakteristik jendela UPVC memiliki bukaan dan jendela yang menonjol keluar, yang dapat digunakan jika Anda ingin udara mengalir ke rumah.

Biasanya, jendela ini menggunakan bahan aluminium dan kaca, yang dapat dipilih menggunakan dua opsi instalasi yaitu tipping dan butt. Hanya saja, penempatan harus memperhatikan apakah sirkulasi udara dari luar atau tidak

Jendela Nako
Jika rumah Anda berada dekat atau bahkan di pinggir jalan raya, model jendela ini tepat dijadikan pilihan. Nako bisa mengalirkan udara ke dalam ruang tanpa membawa debu atau polusi dari luar rumah.

Memang, desain nako dari zaman dulu sampai sekarang tidak berkembang, alhasil terkesan ketinggalan zaman. Padahal ditinjau dari fungsinya, nako mampu memenuhi dua fungsi sekaligus, yakni sebagai ventilasi udara dan cahaya. Dengan nako, udara dapat masuk lebih leluasa, karena arah dan kecepatan angin bisa diatur sesuai kebutuhan

Jendela Hopper
Mempunyai karakter bukaan yang membuat udara mengalir ke atas. Untuk menggunakannya di rumah, pastikan posisi jendela agak rendah dari dinding.

Cirinya, engsel jendela ini terbalik, yakni di bawah dan biasanya digunakan oleh negeri empat musim untuk jendela ruang bawah tanah dan kerap disebut fixed pane window. Tetapi, di kota besar seperti Jakarta, jendela ini juga bisa digunakan di perkantoran atau ruangan ber-AC lainnya. Tidak dapat dibuka lebar, namun jendela ini mampu untuk membung asap rokok keluar ruangan.

Namun demikian, muncul indikasi bahwa jendela jalusi mampu meminimalkan intrusi kebisingan sedikit lebih baik dibandingkan dua model jendela yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *