REGULASI TEKANAN GAS

Fungsi Regulator Flow Meter Tokico 2 Inch pada Gas adalah untuk mengurangi tekanan gas yang tersedia untuk tekanan gas yang dibutuhkan oleh pemanas dan oleh pengendali pemanasan.

Gas yang dipasok ke regulator tekanan mampu berkunjung dengan tekanan yang berbeda, kadang kala berfluktuasi. Sama pentingnya dengan berubahnya kebutuhan pemanasan berasal dari saat ke waktu, supaya output panas wajib disesuaikan.

Hal-hal yang wajib diingat didalam pilih regulator tekanan gas yang tepat:
Type gas


Gasolec memasok pemanas gas untuk Propana/LPG atau Gas Alam Berkalor Tinggi atau Gas Alam Berkalor Rendah. Secara teknis, seluruh regulator tekanan gas kami sesuai dengan seluruh model gas di atas, namun model gas yang digunakan memberi Info soal tekanan gas yang memasuki sistem regulasi.


Saluran Masuk Tekanan Gas

Kapasitas regulator tekanan gas ditentukan oleh Saluran Masuk Tekanan Gas, Saluran Keluar Tekanan Gas DAN model Gas yang mengalir. Sebagai acuan, jika kami merubah tekanan gas 4x, maka kapasitas didalam kilogram lewat unit yang sama beralih 2x. Contoh: kala tekanan gas berasal dari S8 untuk 350 – 1400 mBar propana dikurangi berasal dari 1400 mBar jadi 350 mBar (4x) maka output panas turun berasal dari 100 persen jadi 50 persen (2x).

Penyesuaian Output Panas

Kita mampu meningkatkan atau mengurangi output panas berasal dari pemanas Gasolec dengan meningkatkan atau mengurangi output tekanan gas. Berdasarkan sistem regulasi tekanan gas, pemanas Gasolec mampu dibagi didalam 2 kelompok:


Sistem Regulasi Tekanan Gas

Regulasi Manual

Output berasal dari sebagian besar pemanas Gasolec model S dan model M mampu diatur dengan regulator tekanan gas manual.


Regulasi Otomatis

Yang kami maksud dengan regulasi otomatis adalah sebuah kendali iklim pusat mengukur suku dan pilih apakah dibutuhkan ekstra panas dengan mengirim ON/OFF atau sinyal pengecekan 0-10 Vdc ke sistem pemanasan atau tidak. Kami menyarankan memakai pengendali pusat yang menyesuaikan keseluruhan iklim, yang berarti pemanas + ventilasi + pengecekan saluran masuk hawa + sistem pendinginan.

Pengaturan High-Low Otomatis

Unit High-Low dialiri listrik kala panas dibutuhkan dan akan beralih jadi tekanan gas Tinggi = output panas tinggi. Ketika aliran listrik dihentikan, unit lagi ke tekanan gas Rendah = output panas rendah. Pada sebagian besar kasus, pengguna mampu menyesuaikan jumlah minimum dan maksimum secara manual jika berlangsung problem listrik.

Semakin besar beda tekanan gas Maksimum dan Minimum dengan pemanas, semakin banyak gas mampu dihemat kala output maksimum tidak dibutuhkan.


egulasi Otomatis – Berkelanjutan (Langkah lebih Sedikit)
Di sini sinyal pengecekan 0 – 10 Vdc berasal dari pengendali iklim and 24 V suplai listrik mengalir ke unit pengendali tekanan gas seri 300 GPC. Unit GPC adalah unit pengendali tekanan gas terus menerus yang merubah tekanan gas dan dengan itu termasuk merubah output panas secara bertahap. Pada saat yang bersamaan, pergantian tekanan bertahap ini tidak sebabkan interupsi berasal dari detektor kebocoran selang gas, namun kebocoran gas akan terdeteksi.


Pengaturan Otomatis dengan tekanan gas selamanya – ON / OFF
Semua pemanas G12 terhadap prinsipnya beroperasi terhadap 28 mBar. Biasanya tekanan gas untuk pemanas ini diatur terhadap 30 mBar, yang sangat mungkin penurunan tekanan gas 2 mBar terhadap selang gas.

G12 Asco dikendalikan secara otomatis dengan sinyal ON / OFF berasal dari pengendali iklim, sama dengan bekerja dengan regulator High / Low hanya saja dengan minimum dan maksimum yang tidak mampu disesuaikan. G12E memang beroperasi terhadap Maksimum atau Off.

G12 Maxi bekerja dengan tekanan gas selamanya dan Termostat Kapiler yang diatur secara manual dan yang mengendalikan output panas secara otomatis. Model ini tenar di daerah-daerah dengan masalah pasokan listrik dan di kandang unggas dengan perbedaan suhu berarti didalam gedung yang sama.

Beberapa pelanggan lebih pilih regulator tekanan gas sentral dengan output 30 mBar yang mereka pasok secara lokal. Di Gasolec, kami menyarankan untuk memakai tekanan gas 400+ mBar di saluran gas dan regulator tekanan gas yang diatur terhadap 30 mBar dengan masing-masing pemanas.

Regulator tekanan gas individu PR30 ini dimaksudkan untuk menyerap fluktuasi tekanan didalam saluran gas kala sekelompok pemanas dinyalakan ON atau OFF DAN dengan menyuplai 400 + mBar di saluran utama, pengguna mampu memakai saluran gas berdiameter lebih kecil (= lebih murah dan ringan!).


Menentukan Ukuran Regulator Tekanan Gas
Untuk memproduksi 1 kW/jam, kami butuh 72 gram propana/LPG. Ini berarti:

S8, kapasitas 3.5 kW -> 252 gram/jam terhadap kapasitas penuh
M8, Kapasitas 5 kW -> 360 gram/jam terhadap kapasitas penuh

Misalnya – memakai Pemanas Gasolec dan unit Pengendali Tekanan Gas Gasolec:

Sebuah kandang ayam pedaging disempurnakan dengan 15 x S8 yang berarti Konsumsi Gas maksimalnya 3,78 kg/jam => ini butuh regulator tekanan gas berkapasitas sekurangnya 4 kg/ jam.


Sebuah kandang ayam pedaging disempurnakan dengan 30 x M8 yang berarti Konsumsi Gas maksimalnya 10,8 kg/jam => ini butuh regulator tekanan gas berkapasitas sekurangnya 12 kg/ jam.


Situasinya agak berlainan dengan Gas Alam, sebab kebanyakan saluran masuk tekanan gas lebih rendah => kapasitas regulator tekanan gas lebih rendah. Silakan konsultasikan pilihan dengan pemasok Anda atau Gasolec.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *