Teknik Kalibrasi Flowmeter, Dan Apa Itu Kalibrasi?

sangatlah mutlak untuk mengetahui prinsip-prinsip, definisi dan arti yang sudah direproduksi berasal dari ‘International Vocabulary of Basic dan Ketentuan Umum dalam Metrologi ‘1 (VIM). VIM bakal digunakan dalam anjuran ini untuk menentukan terminologi untuk mengimbuhkan pemahaman basic yang mengetahui berkenaan apa yang dimaksud dikala bermacam arti digunakan dalam mengartikan kalibrasi.

1 APA ITU KALIBRASI?


Bagaimana itu berlaku untuk pengukuran flow (aliran) ?
Pengukuran aliran tidak terkait pada satu operasi. Proses kalibrasi terhitung tidak. Pengukuran jumlah cairan terkait pada penetapan jumlah basic yang diukur dan sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Selain itu, perangkat aliran perlu dikalibrasi melintasi bermacam debit. Ini seluruh join untuk mengimbuhkan satu set operasi yang bersatu untuk mengimbuhkan kalibrasi.

Karena fluida dan faktor yang memengaruhi (mis. Suhu dan viskositas) seluruhnya memengaruhi kinerja meter, kalibrasi dilakukan ‘dalam situasi yang ditentukan’ dan ini perlu ditetapkan.

Kalibrasi bukan operasi absolut. Ini adalah perbandingan pada perangkat yang tengah dikalibrasi dan standar. Melalui perbandingan ini, interaksi pada apa yang diukur oleh alat atau flow meter dan standar.

cara/metode Ini perlu dilaporkan dalam sebagian cara yang mengimbuhkan harapan yang artinya berkenaan kinerja perangkat yang bakal digunakan.

Perbandingan selama kalibrasi adalah bersama dengan standar. standar Itu terdiri berasal dari sistem pompa, pipa, cairan, instrumentasi, pengukuran referensi kuantitas,

perhitungan dan operator, seluruh digabungkan untuk mengukur jumlah cairan yang melewati flowmeter dikalibrasi.

Karena aliran fluida dinamis dan seluruh perangkat pengukuran terpengaruh dalam sebagian cara oleh situasi penggunaan, tidak kemungkinan untuk miliki standar yang seluruhnya mereproduksi situasi di mana mtr. bakal digunakan dalam praktik penggunaannya.

Pengukur aliran terpengaruh oleh suhu, viskositas, profil aliran, fluktuasi laju aliran, dan denyut nadi. Mereka terhitung terpengaruh oleh lingkungan eksternal, getaran, suhu tegangan dll. Perangkat yang tidak serupa terpengaruh bersama dengan cara yang berbeda.


Karena kalibrasi adalah perbandingan pada pengukuran yang dilakukan oleh flowmeter dan yang ditunjukkan oleh standar, interaksi yang dihasilkan bakal untuk situasi yang ditentukan dan penilaian lebih lanjut berkenaan relevansi bersama dengan aplikasi akhir perlu dilakukan.

Memilih standar yang cocok (tepat) supaya dikompromikan untuk dapat mereplikasi situasi pemanfaatan semirip kemungkinan atau praktis. Standar terhitung perlu kompatibel bersama dengan kinerja dan karakteristik mtr. yang bakal diuji dan hasil yang diinginkan.

Rate, Quantity and Time

Mekanisme yang digunakan alat ukur aliran untuk membaca aliran adalah dinamis. Sensor merespon pada aliran fluida melalui atau melewatinya untuk mewujudkan output mengenai bersama dengan laju aliran atau jumlah yang melewatinya.

Jelas bahwa pengukuran debit dan jumlah mengenai bersama dengan pengukuran interval pas yang digunakan untuk mengukur kuantitas. Dalam praktiknya, pemanfaatan akhir mengarah ke bermacam harapan untuk sifat alat dan karenanya perlu dikalibrasi. Dalam membangun interaksi ini, terlampau mutlak untuk menghubungkan pas respons perangkat bersama dengan metode kalibrasi.

Meskipun bisa saja kelihatan jelas, resolusi perangkat harus memadai untuk terlalu mungkin kalibrasi sesuai bersama dengan ketidakpastian yang diperlukan. Untuk menggapai ini, standar harus sanggup mengukur cairan yang memadai agar sesuai bersama dengan resolusi dan ketidakpastian perangkat.

Misalnya, kecuali flowmeter miliki resolusi 1 liter, standar apa pun yang digunakan untuk mengkalibrasi harus miliki volume lebih berasal dari 1.000 liter untuk menggapai ketidakpastian 0,1 persen. Untuk mencukupi norma industri minyak, volume 10.000 liter akan diinginkan untuk meyakinkan ketidakpastian resolusi tidak vital (0,01%).

Persyaratan untuk resolusi yang akan dinilai berlaku mirip untuk meter bersama dengan output bergerak turun naik dan analog. Dalam persoalan terakhir efek pengambilan sampel dan rata-rata harus dipertimbangkan bersama dengan bersama dengan resolusi instrumen.

2 THE IMPORTANCE OF CALIBRATION FLUID AND CONDITIONS

Fluid Properties

Semua flowmeters adalah transduser yang berinteraksi bersama dengan aliran cairan. Sifat interaksi ini tergoda oleh sifat-sifat fluida atau distribusi kecepatan fluida yang melalui meter. Perubahan didalam interaksi ini membuat perubahan kekuatan transduser untuk menambahkan representasi jumlah yang akurat. Besarnya kekeliruan berbeda untuk beragam tipe meter dan cairan.

Untuk alasan ini dimaksudkan agar mengkalibrasi memakai fluida dan pipa yang mirip yang biasanya digunakan untuk meter. Ini bisa saja jarang.


dan karena itu diskusi (yang perihal biaya) terbaik harus ditetapkan disaat memilih kalibrasi. Pilihan ini akan didasarkan terhadap kegunaan utama meter, ketidakpastian yang diperlukan dan pengetahuan perihal ekspektasi kinerja tipe meter. Untuk lebih dari satu meter, seumpama pelat lubang (dalam batas yang diterima), kinerja sanggup di terima perihal bersama dengan angka Reynolds, yang terlalu mungkin kalibrasi dilakukan didalam fluida berbeda bersama dengan fluida operasi meter.

Untuk meter gas, hawa kerap digunakan sebagai fluida kalibrasi untuk alasan keamanan. Ketika digunakan bersama dengan gas yang berbeda, kinerja yang perihal bersama dengan bilangan Reynolds menambahkan interaksi yang baik untuk rentang meter yang luas, pengecualian yang menonjol adalah meter tempat variabel dan pengukur aliran termal tertentu. Jika viskositas gas berbeda secara vital berasal dari udara, maka kinerja lebih dari satu perpindahan meter positif bisa saja terpengaruh, dan didalam persoalan ini kalibrasi harus dilakukan didalam gas yang akan digunakan.

Sifat-sifat fluida seperti kerapatan, suhu, konduktivitas dan tekanan dll, bisa saja juga harus dipertimbangkan disaat mereplikasi pemakaian meter didalam kalibrasi.

Flow Profile

Ketika fluida melalui pipa, distribusi kecepatan melintasi pipa beralih untuk mendekati profil yang laju perkembangannya itu tergantung terhadap diameter pipa, kekasaran dan jumlah Reynolds fluida. Adanya pergantian didalam konfigurasi pipa berasal dari pipa lurus akan membuat perubahan profil secara drastis: tikungan, katup, tikungan ganda dll, seluruh memperkenalkan asimetri distribusi kecepatan, dan lebih dari satu di antaranya memperkenalkan swirl. Karena cara fluida berinteraksi bersama dengan sensor sanggup terlalu tergantung terhadap profil kecepatan, efek ini harus dipertimbangkan didalam kalibrasi.

Traceability, Accuracy plus Uncertainty

Karena kalibrasi adalah perbandingan pembacaan berasal dari perangkat bersama dengan standar, harus untuk perhitungkan properti apa yang diperlukan didalam suatu standar. Pertama dan yang paling penting, standar harus mengukur jumlah yang mirip bersama dengan perangkat.

Tidak ada gunanya memperbandingkan keluaran meteran massa bersama dengan volume tangki tanpa sanggup mengukur kepadatan(densitas). Dalam pengukuran Flow cairan, standar adalah suatu proses yang terdiri berasal dari pengukuran jumlah dan pengukuran tambahan berasal dari situasi fluida, cii-ciri dan faktor-faktor pengaruh. Waktu juga harus diukur untuk mengambil keputusan laju aliran.

Sangat kontroversial untuk memakai kata ‘akurasi’ didalam kaitannya bersama dengan pekerjaan kalibrasi sebab miliki sedikit makna ilmiah dan banyak yang akan berpendapat bahwa makna berikut tidak miliki tempat didalam diskusi kalibrasi.

Namun didalam praktiknya, ‘keakuratan’ adalah makna yang paling perihal bersama dengan pengguna alat dan sanggup berfaedah untuk sebuah ekspektasi, dan spesifikasi lazim bersama dengan cara yang dipahami. Akurasi adalah makna kualitatif dan jumlah yang perihal yang harus diambil didalam stimulus rencana ini dan digunakan hanya untuk target indikatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *