Apakah Benar Air purifier Dan Filter HEPA Dapat Mencegah Virus Corona?

Pandemi virus corona seakan tidak ada habisnya. Tidak heran, beberapa besar orang tetap konsisten berlomba-lomba untuk memelihara kebugaran dirinya agar terhindar dari paparan virus penyebab COVID-19.

Salah satu upaya yang ditunaikan untuk mencegah paparan virus corona adalah bersama pakai air purifier bersama HEPA filter.

Dikarenakan alat tersebut punya penyaring yang katanya sanggup membasmi partikel udara terkecil, termasuk virus corona.


Anda mungkin bertanya-tanya, apakah HEPA filter termasuk sanggup digunakan untuk mencegah paparan virus corona di dalam rumah?

Para pakar mutu udara dan virologi menyatakan bahwa HEPA filter memang tidak sanggup mencegah penyebaran virus corona dalam skala besar.

Karena pada dasarnya, filter tipe ini hanya sanggup memberi tambahan perlindungan pada kondisi-kondisi spesifik saja.

Misalnya, ketika sebuah ruangan karantina COVID-19 pakai penyaring udara bersama HEPA filter, maka ini menolong memelihara anggota keluarga atau perawat yang bertugas mengawasi pasien tersebut.

“Kami belum punya bukti langsung bahwa filter tersebut sanggup bekerja untuk mengurangi penularan virus corona tipe baru,” kata pakar mutu udara dalam ruangan dan profesor tehnik sipil di University of Toronto yang sudah meneliti pemurni udara portabel bersama berbagai partikel udara, Jeffrey Siegel.

“Tapi pada th. 2003, selama wabah SARS terjadi, Otoritas Rumah Sakit Hong Kong menganjurkan untuk pakai pemurni udara portabel bersama HEPA filter untuk menolong mengurangi risiko penularan ke petugas kesehatan,” jadi Siegel.

Penelitian terakhir yang dipublikasikan dalam Journal of Infectious Diseases dan sedang dikaji di BMC Infectious Diseases menunjukkan, penyaringan udara sanggup menolong mengurangi risiko penularan campak dan influenza.


filter HEPA yang dipakai punya MERV (Minimum Efficiency Reporting Value) yang tinggi, ini sanggup dimanfaatkan untuk menyaring udara di suatu ruangan, tidak benar satunya ruangan yang terdapat virus corona di dalamnya.

“Biasanya bakal dipakai HEPA filter bersama MERV 16 sampai 20. Alat ini kebanyakan digunakan untuk steril ruangan di rumah sakit, seperti kamar operasi,” paham dr. Devia.

“Penggunaan HEPA filter saja tidaklah cukup. Kelembapan udara dan ventilasi ruangan termasuk mutlak diperhatikan. Jadi, HEPA filter hanya menolong mengurangi risiko penularan, dan tidak 100% efektif mencegah paparan corona,” sambungnya.


Pembersih udara bersama HEPA filter tidak sanggup dijadikan acuan untuk mencegah virus corona. Karena pada dasarnya, langkah paling baik untuk mencegah paparan virus penyebab COVID-19 ini adalah bersama menerapkan protokol kebugaran yang berlaku.

“Pembersih udara bersama HEPA filter boleh saja digunakan untuk turunkan risiko penularan corona. Tapi, Anda selamanya wajib mengedepankan protokol kesehatan. Misalnya, pakai masker, memelihara jarak, menjauhi kerumunan, rajin membersihkan tangan bersama sabun, rajin pakai hand sanitizer, dan jangan terlihat rumah kecuali tidak ada keperluan mendesak.


Tidak ada salahnya Anda ingin pakai pembersih udara bersama HEPA filter untuk menolong turunkan penyebaran virus corona di dalam rumah. Namun, Anda termasuk wajib ingat untuk selamanya menerapkan protokol kebugaran yang berlaku, agar risiko penularan virus corona sanggup ditekan bersama lebih optimal lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *