cara membuat pupuk dari daun bambu kering

Cara Membuat Pupuk Dari Daun Bambu Kering yang Sederhana

Bingung tentang cara membuat pupuk dari daun bambu kering? pusing karena sudah mencari cara dan tidak bisa? Tenang, pada artikel kali ini saya akan membagikan tutorialnya. Jika kamu penasaran untuk mencobanya, saya akan memberikan tutorial cara membuat pupuk dari daun bambu kering yang sederhana.

Pengertian Pupuk

Pupuk adalah zat yang mengandung satu atau lebih unsur hara yang diberikan kepada tanaman atau media tanam untuk mendukung pertumbuhannya agar dapat berkembang secara optimal. Dan, tentu saja, Bumi dan atmosfer di atasnya merupakan sumber nutrisi yang tidak terbatas bagi kehidupan tanaman.

Namun ketersediaannya tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman, sehingga diperlukan campur tangan manusia melalui pengelolaan biosfer, antara lain pengaturan komoditas, klon, masa tanam, lokasi, pemupukan, pengairan, dan lain-lain, agar tercapai tujuan yang tinggi dan produksi yang efisien tercapai.

Fungsi kompos adalah sebagai sumber nutrisi tambahan atau alternatif yang dibutuhkan tanaman untuk mendukung pertumbuhannya. Pupuk juga dapat digunakan untuk memperbaiki struktur tanah sehingga cocok digunakan sebagai media tanam.

Pemupukan yang ideal adalah pemupukan yang mampu membentuk tanaman sehat yang mampu menyerap semua unsur yang diperlukan (13-18 spesies). Selama ini hanya 3-4 jenis unsur hara yang biasanya diberikan dalam bentuk pupuk (misalnya N, P, K, Mg), dan sisanya diserahkan sepenuhnya kepada alam untuk disediakan.

Dalam jangka panjang, pemupukan tanaman yang tidak mencukupi akan memberikan respons berupa perlambatan reaksi fisiologis, yang sangat mungkin menimbulkan gejala: pertumbuhan lambat, pemulihan lambat, daun pudar dan layu, batang muda dan pendek, kepekaan terhadap penyakit, dan produktivitas rendah.

Pemupukan sempurna merupakan fungsi dari beberapa faktor, yaitu: faktor tanah, faktor pemupukan, faktor tanaman, dan faktor teknik aplikasi, yang artinya keberhasilan pemupukan akan tercapai apabila dilakukan prosedur dengan memperhatikan sifat-sifat tanaman. Tanah, iklim, karakteristik tanaman. Umur, dan unsur hara daun, sifat pemupukan (jenis, jumlah, dan komposisi), dan cara pemberian yang tepat.

Cara Membuat Pupuk Dari Daun Bambu Kering

cara membuat pupuk dari daun bambu kering

Bahan dan Alat :

  • Siapkan beberapa alat berkebun seperti sekop, penyemprot air dan cangkul
  • Siapkan juga wadah seperti ember, tali, dan kantong kompos sebagai mulsa plastik hitam atau jika tidak ada bisa diganti dengan kantong plastik hitam.
  • Sebagai alat dalam pembuatan media, anda harus menyediakan paku, palu dan gergaji.

Cara Membuat Pupuk Dari Daun Bambu Kering :

  1. Jenis daun bambu yang harus anda siapkan adalah daun basah dan daun kering, untuk daun basah yang akan disiapkan bisa jenis daun apa saja.
  2. Pastikan jenis daun basah adalah jenis daun segar yang sudah tua tetapi tidak berwarna kuning.
    Selain daun basah, Anda juga harus menyiapkan daun kering, dan untuk mendapatkan daun kering Anda bisa mendapatkannya dari tempat yang berbeda, pastikan jenis daun yang Anda kumpulkan bersih.
  3. Untuk jumlah jenis daun yang Anda gabungkan sebagai 1:3 antara daun basah dan daun kering.
  4. Setelah semuanya terkumpul, masukkan ke dalam ember dan potong kecil-kecil daunnya, agar lebih mudah bisa menggunakan gunting rumput atau sabit.
  5. Siapkan tanah gembur atau humus yang akan digunakan sebagai pelapis nantinya. Oleskan sedikit tanah sebagai lapisan tanah pada media pengomposan terlebih dahulu.
  6. Kemudian tambahkan daun cincang dan tutupi bagian atas daun dengan sedikit tanah.
  7. Ulangi langkah ini sampai daun yang dikumpulkan habis, padatkan daun dan tanah dengan sekop dan tuangkan cairan EM4 yang telah dilarutkan ke dalam air.
  8. Langkah selanjutnya tutup bagian atasnya dengan plastik atau terpal dan tutup dengan media cap kedap udara lalu diamkan selama 6 minggu.
  9. Selama 6 minggu, kelembaban, suhu dan sirkulasi udara harus dijaga dalam proses pengomposan.
  10. Jadi Anda harus memercikkan sedikit air setidaknya seminggu sekali dan mencampurkan kompos menggunakan sekop atau sekop.
  11. Mengaduk secara merata berarti meratakan proses pengomposan.

Baca Juga : Cara Membuat Humus Daun Bambu yang Mudah dan Praktis

Keuntungan dan Kekurangan Cara Membuat Pupuk Dari Daun Bambu Kering

Keunggulan :

  • Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap, lebih baik dari unsur hara makro dan mikro, dan hal ini tidak dimiliki oleh pupuk sintetik (anorganik).
  • Pupuk organik mengandung asam organik, termasuk asam humat, asam fedat, hormon dan enzim yang tidak ada dalam pupuk industri, yang sangat bermanfaat bagi tanaman, lingkungan dan mikroorganisme.
  • Pupuk organik mengandung mikro dan mikroorganisme tanah yang mempunyai pengaruh yang sangat baik terhadap perbaikan sifat fisik tanah, terutama sifat biologi tanah.

Kekurangan :

  • Kandungan unsur hara dalam pupuk organik sangat kecil, sehingga jumlah pupuk yang diberikan harus relatif besar jika dibandingkan dengan pupuk anorganik.
  • Karena jumlahnya yang banyak, menyebabkan tambahan biaya operasional untuk transportasi dan pelaksanaannya.
  • Dalam jangka pendek, terutama untuk tanah-tanah yang sudah miskin unsur hara, pemberian pupuk organik membutuhkan jumlah yang besar sehingga menjadi beban biaya bagi petani, sedangkan reaksi atau respon tanaman terhadap pemberian pupuk organik tidaklah luar biasa. Sebagai aplikasi pupuk industri.

Nah, cukup sekian tutorial cara membuat pupuk dari daun bambu kering pada artikel kali ini. Cukup mudah bukan? Selamat mencoba dan semoga berhasil, dan jika cara dalam artikel ini dapat membantu kamu, jangan lupa untuk membagikan ilmu anda kepada orang-orang di sekitar kamu agar mereka semua dapat mengambil manfaatnya. Sekian dari saya, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *